Re:X Alta – Chapter 1

“Haahhh….”

Aku menghela nafas panjang sambil menatap langit di luar jendela di mana aku tengah duduk dengan satu tangan menopang dagu.

“Kenapa aku harus mengikuti kegiatan membosankan seperti ini?”

Di saat aku sedang sibuk melamun ke kejauhan, salah seorang teman sekelas yang duduk di belakangku memanggilku dengan halus.

“Hey….”

“….”

Aku tetap diam tak merspon padanya. Baru setelah dipanggil dengan suara yang lebih keras aku menoleh ke belakang.

“Hey!”

“Apa?”

“Lihat di depanmu.”

“Hm… memangnya ada apa?”

Di depan bangku tempatku duduk berdiri seorang wanita berambut hitam sebahu, memakai kacamata, memakai setelan hitam dan dengan sebuah tongkat penunjuk sepanjang sekitar 50cm di tangannya.

Wanita itu melipat tangannya di depan dada dengan ekspresi tajam di wajah yang seakan terlihat seperti ular yang sedang menatap mangsanya.

“….”

“Ah…. Leyna-sensei[1].”

Leyna Amarandt Chromius. Itulah nama wanita berumur sekitar akhir 20-an yang ada di depanku saat ini.

Leyna-sensei dikenal sebagai guru yang tegas dalam mengajar para murid di akademi, khususnya dalam ilmu pengetahuan magis yang berlangsung di kelas saat ini.

“….”

“Aha…. ahaha…ha..ha.”

Aku hanya tersenyum kering melihat sosok sang guru yang ada di depanku.

Sensei kemudian memanggilku.

“Kurosui-kun.”

“Ya…, sensei!”

“Tolong jawab pertanyaan no.3 yang tadi saya tanyakan.”

“Eh? Pertanyaan no.3: Berapa jumlah asosiasi magis yang ada di dunia?”

Asosiasi Magis adalah julukan yang diberikan pada badan resmi pemerintah suatu negara yang secara khusus mengurus tentang segala hal tentang magis di wilayah tersebut.

“Ada berapa, Kurosui-kun?”

“Hmm…. 50?”

Aku menjawab setelah berpikir sejenak.

“50? Kau bilang 50?”

Leyna-sensei yang setelah mendengar jawabanku menggumam dengan menunjukkan ekspresi geram di wajahnya.

Sementara itu teman sekelasku yang lain tertawa setelah mendengar jawaban dariku.

(Eh? Apa aku salah?)

Aku memikirkan jawabannya setelah mendengar reaksi dari sang guru dan teman-teman sekelasku.

Kemudian teman sekelasku yang duduk di belakang berkata padaku setelah mendengar jawabanku yang sepertinya sangat konyol itu.

“Hahahahaha…. Hey, Kurosui, Di dunia ini asosiasi magis hanya ada 27 di seluruh dunia! 50? Kau pikir setengahnya lagi asosiasi dari mana?! Dasar bodoh!”

“Eh? Hanya 27? Aku pikir karena negara di dunia banyak, maka asosiasi magis juga banyak.”

Setelah itu, sensei memukul lengan atas tangan kiriku dengan tongkat penunjuk yang ada di tangannya.

“Aw… aw… aw.”

Aku merasa kesakitan setelah menerima pukulan dari sensei.

“Kurosui-kun! Perhatikan pelajaran saat di kelas!”

“Baik….”

Aku hanya menunduk menurut pada perkataan Leyna-sensei.


  • [1] Sensei: guru/teacher
Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s