Isekai Monster Breeder – Chapter 19


Teman Baru


Penerjemah: Arta Lepus

Editor: –

===

“A-apa? Kau…? Kau petualang yang sebelumnya?”

Pria itu menjadi marah saat aku menganggu pelecehan seksualnya pada gadis itu.

Wajah pria paruh-baya kegemukan itu berubah menjadi ekspresi marah.

“Petualang? Apa ada sesuatu yang ingin kau katakan padaku, huh?”

“O, onii-san……”

Aku melihat gadis itu. Dia menatap ke arahku dengan wajah ketakutan.

Aku ingin komplain!

Itu hanya diijinkan untuk menjilat seorang gadis kecil di dunia 2-D!

Karena ada orang-orang seperti kaulah, manga Jepang diregulasi.

Itu menyebabkan rantaian duka dan kesedihan.

“Dengarkan apa yang kukatakan! Apa kau mengabaikanku—!?”

Pria paruh-baya itu menerik pedang dari pinggangnya.

Tanpa ragu, dia berusaha menebasku.

Dalam sekejap, aku memanggil satu Goblin Knight.

Goblin Knight itu menggunakan seluruh tubuhnya untuk melindungiku dari pria paruh-baya itu.

“Apa. Kau…… Kau seorang monster tamer?”

Yeah, benar.

Sepertinya pekerjaan monster tamer terkemuka di Adelheid.

Akan tetapi, pria paruh-baya itu bisa bergerak cukup gesit bahkan dengan ukurannya.

Goblin Knight itu adalah petarung terbaikku saat ini, tapi dia akan menerima dampak serius dari pria paruh-baya itu.

“Aku tidak takut padamu! Tahan petualang itu! Kau akan menyesal seorang monster tamer mencoba melawanku!”

“Ha……!” x3

Mendengar instruksinya, bawahan pria paruh-baya itu menghunus pedang mereka dan bergegas ke arahku.

“Goblin! Lindungi aku!”

Aku perlahan-lahan memanggil para goblin; 2 goblin, 3 goblin, 4 goblin…

15 goblin knight muncul di jalanan.

“Apa?” x3

Bahkan aku akan ketakutan saat ada sebegitu banyak musuh.

Mereka menginjak rem, menghentikan pendekatan mereka.

Aku tidak melewatkan kesempatan ini.

Aku memberi perintah untuk para Goblin Knight-ku untuk menyerang.

Aku membuat musuh kalah jumlah.

Para Goblin Knight menyerang dan para pria itu tiarap merespon serangan kejutan itu.

“Kau sudah terlalu! Ikuti instruksiku dan tarik monster-monster itu! Jika tidak, aku akan gorok leher gadis kecil ini.”

“O, onii-san……”

Aku lengah.

Bawahan pria itu mengalihkan perhatianku dan penilaianku jadi terganggu.

Pria paruh-baya gemuk itu menangkap gadis penjual-apel itu dan menjadi angkuh.

“Aku mengerti. Aku akan dengarkan. Tapi aku punya satu syarat.”

“Huh…? Syarat…?”

Wajah pria itu menjadi bertanya-tanya.

“Sebagai gantinya terima ini untukku.”

“Hmm. Apa ini…?”

Karena aku melemparnya dengan lengkungan besar, aku bisa membuatnya cukup lengah.

Pria gemuk itu menangkap bola kapsul yang aku lempar di udara.

“Aku menangkapnya!”

Akan tetapi, itu adalah jebakan yang aku siapkan!

“A-Apa!? Cahaya ini!?”

Pria gemuk itu berteriak segera setelahnya.

Bola kapsul yang aku lempar memancarkan cahaya menyilaukan dan tubuh pria gemuk itu terhisap ke dalamnya.

Hasilnya.

Sekarang, apa yang harus dilakukan dengan pria paruh-baya di dalam bola kapsulku.

“Hei! Tempat apa ini!? Keluarkan aku! Cepat keluarkan aku dari sini! Jangan salahkan akau untuk apapun yang terjadi!”

Pria gemuk itu memukul-mukul dinding dari dalam bola. Wajahnya menjadi sangat-merah karena memeras tenaga.

Phew…

Aku selamat dari situasi sulit kali ini entah bagaimana.

Seorang pria paruh-baya, gemuk! Get!

Enslaved Monster Data

[Bakuraja Ackerman]

Occupation                  :  Slave Trader

Level                            :  18

Vitality                         :  45

Physical Strength        :  52

Intelligence                 :  32

Mana                           :  25

Skills                            :  Assassin’s Dagger of the Slaughterer

                                       Fire Elemental Magic                                  (Beginner)

                                       Water Atribute Magic                                 (Beginner)

===


 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s