Isekai Monster Breeder – Chapter 17


Penggunaan Yang Tak Terduga


Penerjemah: Arta Lepus

Editor: –

===

Sejak kontrak dengan gadis vampir cantik, Carolina Burton, 3 jam telah berlalu.

Kesimpulan dari pengumpulan rumput medis berakhir dengan jumlah yang terkumpul melebihi jumlah kemarin.

Aku tidak memperhitungkannya secara pasti, tapi bukankah kuantitas yang terkumpul tak kurang dari 100?

Tapi, sebuah tantangan baru datang.

Dengan berjalannya waktu, laju pengumpulan jelas menurun.

Awalnya aku berpikir bahwa para monster hanya kelelahan, tapi kali ini tidak menjelaskan penurunan lajunya.

Ini mengarah pada satu kesimpulan.

Sepertinya aku telah menghabiskan suplai《Medicinal Grass》yang tumbuh di dalam hutan.

“Tak ada gunanya bekerja lagi. Untuk sekarang, aku akan pulang dan mencari cara baru untuk mendapatkan uang besok.”

Ngomong-ngomong, para serigala stand by karena mereka adalah monster yang tidak cocok untuk pengumpulan rumput medis.

Dibandingkan para goblin, intelijensi mereka yang rendah adalah kekurangan mereka.

Tampaknya para serigala tak punya kemampuan membedakan dan akan membawa rumput biasa.

“Fufufu! Sepertinya giliranku telah datang!”

Yah.

Bagaimana aku akan membawa rumput medis ini kembali ke jalanan? Dan, selagi aku berpikir begitu, Aphrodite mengeluarkan suaranya.

“Astaga…… Souta tak bisa melakukan apa-apa tanpaku. Kalau Souta menundukkan kepalanya…… Haruskah aku membantu membawa barang bawaannya juga hari ini?”

“…………”

U-uzee.

Memang dengan waktu memetik rumput medis, dengan hanya 1 orang membawanya, hari akan sudah gelap.

Bisakah Aphrodite, dua goblin knight, dan aku bisa membawanya?

Aku memikirkan itu.

Untuk membawa dua monster ke jalanan adalah sesuatu yang aku tak ingin lakukan,demi menghindari tatapan publik.

“Hei hei! Ada apa? ‘Tolong, Aphrodite-sama! Aphrodite-sama yang sangat sangat cantik! Aphrodite-sama yang cantiknya setinggi langit!’, kalau kau merengek sambil meletakkan kepalamu di tanah, aku akan memikirkannya?”

Untuk menundukkan kepalaku agak murahan, tapi rasanya Aphrodite akan entah bagaimana menjadi semakin menyebalkan.

Apa tak ada yang bisa dilakukan?

Saat berbagai rencana terlintas di kepalaku, sebuah ide muncul di kepalaku.

“…… Tidak. Tunggu?”

Absolute Control         Grade:  Details Unknown

(Perlindungan yang diberikan pada mereka dengan kualifikasi untuk menguasai semesta.)

Jadi apa yang aku ingat adalah divine protectionAbsolute Control》.

Menurut penjelasan yang tertulis, itu mungkin untuk mengendalikan target apapun. Kemudian aku bertanya-tanya apakaah aku bisa menyimpan tak hanya monster, tapi item di dalam bola?

Sebenarnya, Aphrodite punya bantal dan selimutnya di dalam bola, jadi itu mungkin saja.

Gambaran itu penting.

Aku menumpuk rumput medis dalam sebuah gunungan besar di tanah, kemudian mengarahkannya pada bola kapsul.

Apa yang akan terjadi?

Bola kapsul itu memancarkan cahaya menyilaukan, menghisapnya seperti sebuah vacuum cleaner high-performance.

Tampaknya item rumput medis tak terganggu oleh batasan entah bagaimana. Sebagai hasilnya, lebih dari 100 rumput medis berakhir di dalam bola kapsul.

“FUGYAAAA!?! KENAPA!? UNTUK ALASAN APA!?”

Bukannya aku berpikir untuk mengambil salah satu dari beberapa pekerjaan sebagai seorang pembawa barang.

Sikap angkuh dari beberapa saat lalu sepenuhnya terbalik. Aphrodite tampak sangat sedih.

“…… Hei, hei, Souta. Ngomong-ngomong, semua kata-kataku dari beberapa saat lalu hanya bercanda, mengerti?”

“Aku mengerti. Itu tidak mungkin bagi seorang gadis manis seperti D untuk memanfaatkan kelemahan seseorang.”

Pada ucapan sarkastik bercandaku, mata Aphrodite jadi berlinang.

“B, benar. Bagus kalau kau mengerti. Aku merasa takjub bahwa Souta, tanpa disadari, sepertinya menjadi dewasa juga.”

“Haha. Kalau perkembanganku tetap di ritme ini, kerjaannya D mungkin semakin dan semakin menghilang.”

Pada diriku yang semakin berbicara sarkasme, Aphrodite menurunkan dirinya sendiri dan duduk di atas tubuhku.

“A, Aku minta maaph. Alu terhanyut……”

“…… Begitu ya. Aku mengerti.”

“Itulah kenapa, Souta. Kumohon jangan membuangku…… Karena aku akan serius membantu lain kali……”

“Karena aku mengerti…… Jangan terlalu nempel!”

Syoknya Aphrodite mungkinlebih besar dari yang kupikirkan.

Setelah itu.

Itu membutuhkan waktu yang lama untuk Aphrodite berhenti menangis.

===


 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s